Kegiatan Pengabdian

Peningkatan pengetahuan tentang (Indonesian Sustainable Palm Oil) ISPO bagi alumni pertanian

Pertumbuhan dan pengembangan kelapa sawit di Indonesia sangat pesat bahkan tersebar luas di setiap Provinsi yang ada di Indonesia khususnya Provinsi Riau. Demi terciptanya perkebunan kelapa sawit yang ramah lingkungan dan dapat menghasilkan Crude Palm Oil (CPO) yang unggul dan berkualitas, serta tidak terjadi penebangan hutan maupun pembakaran hutan dalam melakukan ekstensifikasi perkebunan kelapa sawit maka setiap perkebunan kelapa sawit harus disertifikasi. Melalui sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) bisa membantu pekebun dalam peningkatan penerapan Good Agricultural Practice (GAP), sehingga dampak negatif lingkungan dalam skala kecil dapat diminimalisir. Sertifkasi ISPO memberi dampak positif terhadap kesejahteraan pekebun swadaya, misalnya melalui penerapan GAP yang dapat meningkatkan produktivitas dan kemudahan akses pasar.

Alumni Pertanian terutama fresh graduate yang memiliki tantangan untuk ambil bagian dalam upaya mencapai sertifikasi ISPO tersebut. Baik dalam perannya membantu masyarakat, ataupun menjadi bekal yang bermanfaat dalam menghadapi dunia kerja khususnya di perusahaan perkebunan kelapa sawit. Hal ini dikarenakan sertifikasi ISPO juga berlaku dan penting bagi perusaan perkebunan kelapa sawit sehingga perlu ditangani oleh sumberdaya yang mumpuni.

Tujuan

Tujuan kegiatan pengabdian  ini adalah memberikan sosialisasi dan pengenalan tentang kebijakan ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) secara komprehensif kepada alumni pertanian

Manfaat

Kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat baik bagi perguruan tinggi maupun masyarakat sasaran. Bagi perguruan tinggi, kegiatan pengabdian ini merupakan wadah penerapan Tri Dharma Perguruan tinggi. Sedangkan bagi masyarakat sasaran, dengan adanya kegiatan pengadian ini, mereka akan mengetahui dan memahami secara komprehensif tentang kebijakan ISPO yang harus mereka ikuti agar bisa survive.

Pelaksanaan

Kegiatan Pengabdian dilaksanakan dosen Laboratorium Manajemen Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Riau yang diketuai oleh Deby Kurnia, SP, M.Si.

Puncak dari kegiatan sosialisasi ISPO dilaksanakan Bulan Juni 2022 dengan lokasi di Inkubator Agribisnis Universitas Riau yang diikuti oleh 29 peserta dengan latar pendidikan di bidang Pertanian. Tampil Sebagai Pemateri utama yaitu ;

  1. Sakti Hutabarat, M.Agr. Econ yang membahas tentang Prinsip dan Kriteria ISPO (Pengenalan, Prinsip 1)
  2. Ir. Syaiful Hadi, M.Si dengan materi Good Agricultural Practice (GAP) Kelapa Sawit (Prinsip 2)
  3. Djaimi Bakce, SP, M.Si dengan materi Manajemen Perkebunan Berkelanjutan (Prinsip 3, 4, dan 5)

Leave a Reply