Diskusi Ilmiah

IMG_9046

agribisnis.faperta.unri.ac.id Jurusan Agribisnis Melakukan acara Diskusi Ilmiah dengan Tema ” KEBIJAKAN INSTITUSI DAN PROGRAM STUDI DI PERGURUAN TINGGI DALAM KAITANNYA DENGAN PENINGKATAN AKREDITASI , dengan narasumber Ketua BAN PT Prof. Dr. Mansur Ramli

dalam kesempatan ini acara Diskusi Ilmiah di buka oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Tamrin IMG_9047

kegiatan diskusi di hadiri oleh Dosen Fakultas Pertanian dan MahasiswaIMG_9055 IMG_9052

IMG_0008IMG_9054

pada akhir acara penyerahan cendra mata oleh Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Usman Pato.MSc kepada Ketua BAN PT Prof. Dr. Mansur Ramli

IMG_0044

Foto Bersama

IMG_0048

 

 

TUK Inkubator Agribisnis UR Latih dan Uji Kompetensi Guru SMK Pertanian se Kabupaten Bengkalis

IMG_8813

agribisnis.faperta.unri.ac.id – Tempat Uji Kompetensi (TUK) Inkubator Agribisnis Universitas Riau (UR) Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian Malang BSNP melakukan uji kompetensi profesi bagi para guru SMK Pertanian se Kabupaten Bengkalis pada 21-25 Maret 2016 bertempat di TUK Inkubator Agribisnis UR.

Sedikitnya 23 guru SMK Pertanian se Kabupaten Bengkalis diuji kompetensi pada bidang pembudidayaan tanaman, produksi pembibitan tanaman, pemproduksi hortikultura dan produksi pembibitan tanaman.

IMG_8977
Ketua Inkubator Agribisnis Ahmad Rifai, SP.,MP

Menurut Ketua TUK Inkubator Agribisnis UR, Ahmad Rifai, SP., MP., pelaksanaan uji komptensi profesi ini atas kerjasama Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. “Sebelum dilakukan uji kompetensi peserta diberikan pelatihan selama 2 hari,” jelas Ahmad.

Dikatakan Ahmad, TUK Inkubator Agribisnis UR sudah mendapat sertifikat sejak tahun 2014 dan saat ini sudah memiliki 14 asesor yang merupakan dosen Fakultas Pertanian UR. “Sedangkan asesi yang sudah diuji pada TUK Inkubator Agribisnis sebanyak 200 orang yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Pertanian UR dan pegawai perusahaan bidang pertanian,” papar Ahmad.

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan bahwa TUK bidang pertanian merupakan satu-satunya yang ada di Provinsi Riau. Dibentuk TUK ini didasari dengan era Pasar Bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah gulirkan pada akhir tahun 2015 yang lalu. Sertifikasi Kompetensi Kerja yang dimiliki oleh seorang tenaga kerja merupakan tanda untuk memastikan bahwa tenaga kerja tersebut memiliki jaminan terhadap kredibilitas, skill, dan pengetahuan dalam melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawab tenaga kerja tersebut. Oleh sebab itu, salah satu yang harus dilakukan adalah meningkatkan jumlah tenaga kerja yang memiliki sertifikat profesi yang sesuai dengan standar kompetensi yang sesuai dengan standar kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sebagai lembaga independen yang bertanggung jawab dan memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.

Ahmad Rifai menyatakan saat ini TUK Inkubator Agribisnis UR telah siap melaksanakan amanat peningkatan kualitas SDM Pertanian di Provinsi Riau. Dilanjutkannya, selain sebagai TUK,  saat ini Inkubator Agribisnis merupakan tempat pelatihan berbasis kompetensi atau Competency Based Training (CBT).

Pelatihan dilaksanakan  dengan penekanan materi pada skema dan unit kompetensi kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah disusun dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Kemudian, peserta yang mengikuti CBT akan dilanjutkan dengan Uji Kompetensi Kerja (UKK) yang akan dilaksanakan oleh Tempat Uji Kompetensi (TUK) Pertanian yang telah diberi lisensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian Nasional sebagai lembaga yang melaksanakan uji kompetensi kerja dibidang pertanian di Riau.

Oleh karenanya, Ahmad mengatakan Inkubator Agribisnis Universitas Riau akan memberikan kesempatan kepada para calon tenaga kerja pertanian (siswa SMK Pertanian dan Mahasiswa Pertanian), para pekerja di sektor pertanian (petani) dan para praktisi pendidikan dan pendamping petani (Guru SMK Pertanian, Dosen, Penyuluh Pertanian dan Instruktur Pelatihan Pertanian) untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi teknis kerja dibidang pertanian.

Caption Foto:

Penyematan tanda peserta pelatihan dan uji kompetensi bidang pertanian bagi guru SMK Pertanian se Kabupaten Bengkalis oleh Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Bengkalis, Drs. H. Azman. (Sispa Pebrian Agribisnis)***

IMG_8864
Peserta TUK SMK Bengkalis

Berita Jurusan

Profil Kelompok Usaha
Pembibitan Kelapa Sawit Unggul
USAHA BERSAMA

Picture1

1

  • Potensi sumberdaya alam Riau di bidang perkebunan kelapa sawit, telah mendorong pesatnya perkembangan perkebunan kelapa sawit rakyat. Namun, penyediaan bibit unggul yang mudah dijangkau petani sampai saat ini belum tersedia.
  • Usaha penangkar bibit kelapa sawit skala kecil (rakyat) dihadapkan pada permasalahan kemudahan memperoleh (akses) kecambah (benih) kelapa sawit unggul dari perusahaan penyedia benih kelapa sawit
  • Dampaknya banyak petani yang menggunakan bibit kelap sawit tidak unggul dengan asal-usul yang tidak jelas, yang berakibat pada produktivitas perkebunan dan pendapatan petani kelapa sawit rakyat menjadi rendah dan juga produktivitas Pabrik Kelapa Sawit (rendemen CPO).